• 324
    clicks

    Google Flu Trends Dapat Mendeteksi Wabah Flu

    •  
    • sanfucius
    • Kamis, 13 November 2008, 07:20
    Bagaimana jika Google dapat mengetahui terlebih dahulu tahu bahwa virus flu akan mewabah dengan cepat dan menimbulkan resiko penyakit? Dan bagaimana jika ia bisa memperingati Anda, dokter Anda dan rumah sakit terdekat sebelum gejala flu muncul? Hal-hal tersebut dijanjikan oleh Google Flu Trends, sebuah aplikasi web baru yang diperkenalkan hari Selasa kemarin. Layanan ini dibuat berdasarkan ide sederhana bahwa banyak orang sakit akan menjelajah web untuk mencari informasi dengan melakukan pencarian tentang 'gejala flu' atau 'pegal-pegal' ke dalam Google. Google Flu Trends mengolah data seperti ini untuk memantau pasang surutnya penyakit, berdasarkan propinsi atau wilayah tertentu.

    Ada gejala baru untuk flu. Apabila sebelumnya gejalanya hanya sebatas batuk, bersin, demam dan radang tenggorokan, kini tampaknya banyak orang Amerika mengetikkan kata "flu symptoms" pada Google dan mesin pencari lain sebelum mereka menghubungi dokter mereka. Tindakan sederhana yang dilakukan dari jutaan keyboard di rumah tangga dari seluruh penjuru negara inilah yang melahirkan sistem peringatan wabah flu baru yang disebut Google Flu Trends, sebuah layanan yang mirip layanan Google Trends lainnya.

    Pengujian yang dilakukan oleh aplikasi baru dari Google.org, divisi filantrofi Google mengatakan bahwa mereka dapat mendeteksi wabah flu seminggu hingga 10 hari sebelum penyakit tersebut dilaporkan oleh Centers for Disease Control and Prevention (CDC).

    Awal Februari lalu CDC melaporkan bahwa wabah flu menyerang negara bagian mid-Atlantic. Namun Google mengatakan bahwa data mereka sudah terlebih dahulu menunjukkan peningkatan pencarian akan gejala flu dua minggu sebelum laporan tersebut dikeluarkan. Layanan baru google.org/flutrends menganalisa hasil pencarian tersebut saat mereka masuk dan mampu membuat grafik dan peta dari negara bagian di mana flu mulai mewabah.



    Beberapa pakar kesehatan publik mengatakan bahwa data tersebut dapat membantu akselerasi para dokter, rumah sakit dan pusat kesehatan lain untuk mengatasi wabah flu yang datang secara tiba-tiba sehingga pada akhirnya dapat mengurangi penularan penyakit dan menyelamatkan nyawa.

    "Semakin dini peringatan yang diterima, semakin cepat pula tindakan pencegahan dan kontrol dapat dilakukan," kata Lyn Finelli, seorang pimpinan pengawas divisi influenza CDC. Sekitar lima sampai dua puluh persen populasi A.S terkena gejala flu setiap tahun, katanya, dengan perkiraan kematian mencapai 36.000 jiwa.

    Untuk saat ini layanan hanya meliputi Amerika Serikat, namun Google berharap suatu saat mereka dapat menggunakan teknik yang sama untuk mendeteksi influenza dan penyakit lainnya di seluruh penjuru dunia.

    Klik di sini untuk sumber artikel.

  • Bookmark


  • Komentar
{Name}
{Date}
{Time}
{Text}
{Label:Suka komentar ini?} [{Label:ya}] [{Label:tidak}] ({Label:Score}: 0{Label:byVotes} 0)
Komentar ini tidak pantas!
FaktaMaya: Intel mengeluarkan microprocessor 16-bit pertama dunia pada tanggal 8 Juni 1978 dengan nama 8086


0 Comments)