YouTube akan mulai menawarkan fitur baru kepada para pecinta situs ini berupa film-film keluaran studio-studio raksasa Hollywood. Menurut seorang eksekutif industri hiburan besar, fitur tersebut akan segera hadir bulan depan, menyusul penampilan acara TV yang diumumkan bulan lalu.
Sudah berbulan-bulan lamanya, perusahaan induk YouTube, Google berdiskusi dengan berbagai produsen film besar dunia tentang rencana meluncurkan layanan streaming movie yang disponsori iklan. Sumber mengatakan bahwa fitur ini akan hadir dalam 30 hingga 90 hari ke depan.
Tidak semua studio akan memberikan YouTube sebuah film dengan durasi penuh, misalnya perusahaan film asal Kanada, Lionsgate yang hanya memperbolehkan YouTube untuk menampilkan potongan film pendek.
Ada beberapa orang yang skeptis apakah YouTube dapat menghasilkan uang tanpa menayangkan terlalu banyak iklan. Selain itu masih terdapat sedikit masalah karena Google memaksa untuk menggunakan format iklan khusus untuk fitur film ini (yaitu format iklan YouTube yang khusus dioptimisasi oleh Google).
Google sendiri masih menolak untuk menjelaskan lebih lanjut mengenai rencana ini. Tetapi, seorang juru bicara wanita Google mengatakan kalau Google masih dalam tahap negosiasi dengan bermacam-macam perusahaan hiburan dan tujuan mereka adalah menawarkan pilihan maksimum bagi para pengguna, rekan kerja dan para pengiklan.
Satu hal yang pasti adalah misi YouTube untuk membisniskan video buatan rumahan/independen sampai titik ini masih belum sukses. Perusahaan yang menayangkan video pendek yang diunggah para pengguna berdurasi kurang lebih 10 menit ini tidak memberikan tingkat keuntungan yang besar. Pada akhirnya 3 tahun kemudian, YouTube mulai mengubah isinya menjadi konten profesional, mirip seperti model bisnis yang dipelopori Hulu.
YouTube vs Hulu
Dengan menampilkan film secara penuh, YouTube menunjukkan niatnya untuk berhadapan langsung dengan penguasa layanan streaming video berdurasi panjang Hulu. Persaingan antara Hulu dan YouTube yang berusia 3 tahun ini sudah tidak terelakkan lagi. Walaupun Hulu yang merupakan hasil kerja sama antara NBC Universal dan News Corp hanya berhasil menarik sebagian kecil dari 80 juta pengunjung YouTube setiap bulan, tetapi Hulu masih bisa menghasilkan pendapatan yang hampir sama dengan YouTube pada tahun pertamanya karena para pengiklan merasa lebih nyaman menampilkan iklan dalam acara TV dan film yang berdurasi panjang dibandingkan video pendek buatan pengguna.Dari segi kualitas, Hulu memiliki kualitas gambar terbaik dibandingkan seluruh layanan lain di internet. Walaupun YouTube berusaha mengampilkan video dalam format layar lebar atau 16:9, tetapi tetap saja kualitas video yang ditampilkan belum dapat menyaingi kualitas Hulu.

Di sisi lain, Hulu tetap tidak bisa mengalahkan jumlah pengunjung bulanan milik YouTube yang mencapai 80 juta penjunjung. Tidak ada satu pun situs video yang bisa mendekati angka tersebut.
Dukungan MGM untuk YouTube
Sejauh ini, salah satu dukungan terbesar untuk fitur baru ini datang dari salah satu studio film besar dunia Metro-Goldwyn-Mayer (MGM). MGM akan menampilkan episode penuh film-film lama seperti program American Gladiator, film aksi Bulletproof Monk dan The Magnificent Seven serta beberapa potongan video dari film popular Legally Blonde. Semuanya bisa ditonton dengan gratis, tetapi mereka akan menyisipkan iklan selama video ditampilkan.Apabila fitur baru YouTube ini diterima baik oleh pengunjung, tentunya akan semakin banyak studio film yang bersedia menampilkan film-nya di YouTube dan kami berharap suatu saat nanti YouTube juga akan memiliki koleksi film lengkap agar memungkinkan semua pengguna internet untuk menonton film pilihan mereka dengan mudah di internet.
Untuk informasi lebih jelas, silakan klik di sini dan di sini.

Komentar