Saat telekonferensi dilakukan oleh para analis finansial dan Apple, banyak yang menduga bahwa Apple akan melaporkan laporan keuangan kuartalan yang buruk, namun Apple sekali lagi melampaui ekspektasi dan menghadirkan seorang tamu istimewa, Steve Jobs yang biasanya hanya tampil saat peluncuran produk baru.
Hasil fiskal kuarter empat untuk periode yang berakhir pada 27 September, Apple membukukan pendapatan sebesar $7,9 milyar, naik dari $6,2 milyar pada periode yang sama tahun lalu dengan keuntungan bersih $1,14 milyar, atau setara dengan $1,26 per lembar saham, lebih tinggi dari ekspektasi analis yang memperkirakan keuntungan sebesar $1,11 per lembar saham.
iPhone
Berita utama dalam laporan keuangan periode ini bukanlah gemilangnya kondisi finansial Apple, melainkan penjualan iPhone yang sangat mencengangkan: Apple berhasil menjual 6,9 juta unit iPhone 3G pada kuarter tersebut, jauh melampaui perkiraan para analis sekaligus melebihi jumlah iPhone generasi pertama yang dijual selama satu tahun.CEO Apple, Steve Jobs mengatakan bahwa bisnis iPhone "telah menjadi terlalu besar untuk diremehkan dan untuk pertama kalinya perusahaan membeberkan laporan finansial mereka secara detil untuk menggambarkan kontribusi iPhone, jika cara pencatatan pendapatan dari penjualan iPhone dilakukan seperti penjualan Mac, hasilnya sangat luar biasa, simak paragraf di bawah ini.
iPhone saat ini mengkontribusikan 39% dari seluruh pendapatan Apple (Mac hanya mengkontribusikan 30%), atau setara dengan $4,6 milyar dari penjualan 6,9 juta unit pada kuarter tersebut. Pencapaian ini melambungkan posisi Apple menjadi penyedia ponsel ketiga terbesar di dunia dibelakang Nokia dan Samsung (untuk kuarter terakhir). RIM menjual 6,1 juta unit sedangkan Apple berhasil menjual 6,9 juta unit. "Jika ini bukan sesuatu yang luar biasa, saya tidak tahu lagi," kata Jobs — Apple mencapai status ini hanya dalam 18 bulan membuat produk ponsel pertamanya.

Recana Netbook Apple
Untuk Anda yang familiar dengan dunia teknologi tentunya tahu bahwa netbook sudah menjadi komoditi panas dalam beberapa tahun terakhir — dipelopori oleh Asus Eee PC. Sudah cukup banyak analis yang bertanya-tanya apakah Apple akan memasuki segmen ini, terutama di saat dunia memasuki periode ekonomi yang memburuk di mana konsumen akan mencari produk murah.Ditanya tentang ini, Jobs mengatakan bahwa ada beberapa segmen pasar yang dilayani perusahaan, dan juga yang tidak. Netbook adalah segmen kedua. "kami tidak tahu bagaimana membuat komputer seharga $500 yang bukan sampah, dan DNA kami tidak mengijinkan kami mengeluarkan produk semacam itu," kata Jobs. Netbook, kata Jobs masih merupakan segmen balita yang belum banyak terjual.
Jobs kemudian menyiratkan bahwa kesatuan alat komputer dan komunikasi telah tercipta di iPhone, mengatakan bahwa "salah satu produk kami dalam kategori tersebut adalah iPhone, untuk menjelajah internet, menulis email dan melakukan semua hal yang dapat dikerjakan di atas netbook. iPhone juga dapat dihubungkan melalui koneksi selular di manapun Anda berada. iPhone adalah solusi yang baik untuk itu, dan dapat disimpan dalam saku. Akan tetapi kita akan menunggu dan memantau evolusi pasar balita ini, dan kita memiliki beberapa ide baik apabila saat itu tiba."
Singkatnya, Jobs mengatakan bahwa Apple sudah memiliki ide membuat netbook dengan kualitas sebanding dengan produk lain dalam portfloio Apple, dan mereka akan terjun ke dalam segmen ini apabila terus berkembang.
NY Times bahkan mengabarkan bahwa sebuah mesin pencari di internet yang meminta agar identitasnya dirahasiakan mengatakan bahwa mereka telah melihat kunjungan dari sebuah produk Mac yang tidak dikenal, memiliki ukuran layar lebih besar daripada iPhone, tetapi lebih kecil daripada MacBook. Menurut Anda, apakah produk ini adalah iPhone generasi ketiga, atau NetMac 1.0? :)
Apple Dalam Keadaan Ekonomi yang Memburuk
Eksekutif Apple cukup berhati-hati dalam memberikan prediksi masa depan perusahaan dalam konfrensi pers. "Kami masih belum tahu seberapa besar perlambatan ekonomi akan memperngaruhi Apple. Namun kami telah memiliki lini produk terkuat sepanjang sejarah Apple, karyawan paling berbakat dan konsumen paling setia di seluruh industri. Kami juga memiliki uang kas sebesar $25 milyar di bank tanpa memiliki hutang sama sekali," kata Jobs dalam sebuah konferensi pers.Jobs juga mengatakan berbekalkan $25 milyar di bank, ia mengatakan bahwa perlambatan ekonomi global akan meciptakan "kesempatan besar untuk perusahaan yang memegang uang kas" — jadi jangan kaget apabila Apple mengumumkan akuisisi besar dalam beberapa tahun mendatang. (via GearLog dan ArsTechnica)

Komentar