• 1798
    clicks

    Google Tawarkan App Engine

    •  
    • sushi
    • Selasa, 08 April 2008, 13:14
    Image Hosted by ImageShack.usGoogle tidak hanya asal bicara saat mengatakan mereka menyediakan jasa hosting. Pada jam 21:00 tanggal 7 April mereka meluncurkan Google App Engine, sebuah proyek ambisius yang menawarkan platform aplikasi web berbasis Python yang memiliki skalabilitas tinggi secara otomatis, database BigTable dan penyimpanan data berbasis GFS (Google Filesystem).

    Produk App Engine adalah jasa yang merupakan rival langsung untuk pelayanan S3 (penyimpanan), EC2 (virtual server) dan SimpleDB (database) yang disediakan Amazon.

    Akan tetapi, berbeda dengan arsitektur jasa Amazon yang terpisah (penyimpanan, server dan database), arsitektur Google lebih berupa sebuah kesatuan, walaupun tidak se-fleksibel Amazon. Sebagai contoh, dengan pelayanan Amazon, pengembang web dapat menggunakan hanya jasa penyimpanan S3 Amazon saja tanpa menggunakan komponen lainnya sedangkan penggunaan jasa penyimpanan BigTable Google mengharuskan pengembang untuk mengoperasikan seluruh aplikasinya di server Google.

    Dengan menggunakan Google App Engine, para pengembang dapat:
    • Memudahkan implementasi aplikasi web dengan menyediakan kemampuan komputasi secara dinamis sesuai kebutuhan. Pengembang menulis source code, Google App Engine menangani sisanya.
    • Menangani peningkatan lalu lintas yang tiba - tiba. Saat sebuah popularitas sebuah aplikasi web meningkat, peningkatan secara tiba - tiba ini dapat melumpuhkan aplikasi dalam berbagai ukuran, mulai dari perusahaan pemula hingga perusahaan besar yang pada akhirnya mengharuskan mereka untuk mendesain ulang database dan arsitektur mereka beberapa kali dalam setahun. Dengan replikasi dan load balancing secara otomatis, Google App Engine memudahkan masalah skalabilitas, walaupun dilakukan dari satu pemakai hingga satu juta pemakai dengan menggunakan BigTable dan komponen lain dari infrastruktur Google.
    • Kemudahan interaksi dengan pelayanan Google lainnya.


    Jasa ini ditawarkan secara gratis dalam periode beta, akan tetapi dengan pemakaian terbatas. Aplikasi tidak boleh memakai lebih dari 500MB, 200 juta megacycle CPU per hari dan bandwidth 10GB per hari (sekitar 5 juta pageview per hari). Aplikasi ini juga harus terbuat dari Python.

    Kunjungi halaman utama Google App Engine untuk informasi lebih lanjut. (via Techcrunch)

  • Bookmark


  • Komentar
{Name}
{Date}
{Time}
{Text}
{Label:Suka komentar ini?} [{Label:ya}] [{Label:tidak}] ({Label:Score}: 0{Label:byVotes} 0)
Komentar ini tidak pantas!
FaktaMaya: Gordon Moore mengatakan bahwa jumlah transistor di CPU akan berlipat dua setiap tahunnya (Moore's Law) di publikasinya pada tanggal 19 April 1965.


0 Comments)