Dua bulan setelah Microsoft menawarkan $44,6 milyar untuk membeli Yahoo, produsen perangkat lunak terbesar dunia ini akhirnya mundur, tidak bersedia untuk meningkatkan tawarannya. Walaupun dalam beberapa minggu terakhir ini para pengamat industri banyak berspekulasi bahwa Microsoft siap meningkatkan tawarannya untuk membeli Yahoo, Microsoft memilih untuk menunggu.
Ahli strategi Microsoft percaya bahwa waktu berada di pihak Microsoft, mengatakan bahwa sepak terjang Yahoo akhir - akhir ini tidak memuaskan para investor dan tidak akan meningkatkan harga jual Yahoo. Terlebih lagi, keadaan ekonomi dan bursa saham Amerika yang memburuk akan menyebabkan tawaran Microsoft seharga $44,6 milyar tampak lebih berharga.
Yahoo secara formal menolak tawaran Microsoft pada tanggal 10 Februari mengatakan bahwa tawaran Microsoft "jauh lebih kecil dari nilai" perusahaan internet tersebut. Walaupun tawaran Microsoft - berupa uang dan saham pada awalnya bernilai hampir $45 milyar, penurunan harga saham Microsoft menyebabkan nilai tawarannya terhadap Yahoo menurun hingga $42 milyar, atau $29,25 per lembar saham, sedangkan saham Yahoo sendiri ditutup dengan harga $28,93 di jam 4 sore di bursa NASDAQ Amerika.
Beberapa sumber yang familiar dengan Yahoo mengatakan bahwa tawaran sebesar $40 per lembar saham akan diterima, akan tetapi banyak orang di pasar yang memprediksi tawaran sekitar $30-an per lembar saham.
Berita disadur dari Wall Street Journal.

Komentar