• 317
    clicks

    AMD Perbaiki Barcelona, 45nm Semakin Mendekat

    •  
    • sushi
    • Jumat, 18 Januari 2008, 09:54
    AMD akhirnya memberikan beberapa berita positif tentang bug di prosesor quad core-nya yang menghalangi peluncuran prosesor quad core Opteron dan Phenom sebelumnya. Menurut Ruiz, bug ini telah diperbaiki dan B3 stepping CPU baru "telah meninggalkan pabrik."

    Presiden AMD Dirk Meyer mengatakan bahwa CPU ini telah berjalan baik secara internal dan sampel untuk klien akan dikirimkan dalam 2 atau 3 minggu ke depan. Produksi massal dijadwalkan untuk dimulai dalam waktu dekat ini dan sistem - sistem pertama yang datang dengan prosesor yang telah diperbaiki semestinya sudah akan tersedia di akhir kuartal pertama 2008.

    Produksi massal prosesor quad core Barcelona dan Phenom akan membuat sekitar dua kali lipat dari 400.000 unit yang diproduksi di kuartal 4 tahun lalu, tutur CFO Bob Rivet. Untuk server, AMD akan menitik beratkan untuk membuat quad core Opteron dengan kecepatan yang lebih tinggi, di atas 2.5GHz di kuartal kedua 2008. Seperti laporan sebelumnya, Phenom berkecepatan lebih tinggi sedikit tertunda, AMD akan meluncurkan triple core Phenom dan CPU quad core 65 watt di kuartal pertama 2008.

    AMD juga memiliki berita positif tentang produk 45nm yang sedang dalam pengembangan. Ruiz mengatakan bahwa AMD Opteron 45nm telah diproduksi dan ia senang dengan hasil awalnya. Akan tetapi, ia mengatakan bahwa mereka menargetkan pertengahan tahun kedua 2008 untuk perkenalan prosesor AMD generasi 45nm, yang berarti AMD tidak akan memenuhi janji awalnya untuk meluncurkan prosesor ini di pertengahan tahun 2008.

    Klik di sini untuk sumber artikel.

  • Bookmark


  • Komentar
{Name}
{Date}
{Time}
{Text}
{Label:Suka komentar ini?} [{Label:ya}] [{Label:tidak}] ({Label:Score}: 0{Label:byVotes} 0)
Komentar ini tidak pantas!
Tinggalkan komentar Anda

{Label:Nama}

{Label:Email}
(untuk menerima balasan melalui email)

{Label:Komentar}
[Avatar]

FaktaMaya: Menurut survey ABC News, 97% orang IT mengalami stres akibat pekerjaan dan membuat IT menjadi profesi urutan pertama yang paling menyebabkan stres